Selasa, 29 Desember 2015

Keinginanku

Penulis,ya ini yang aku mau,bukan lewat goresan tinta saja tapi lewat ketikan jemari ini juga.Menulis apa saja yang aku mau,karena aku bukan novelis atau pun cerpenis yang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuat satu atau lebih novel,cukup berbagi pengalaman aja...

Suatu saat nanti pengin banget banyak orang yang membaca tulisanku ini walau lewat blog sederhana ini,maklum bukan orang yang pandai.tapi aku akan berusaha belajar untuk mencapai keinginanku itu..

Penulis adalah sebutan bagi orang yang melakukan pekerjaan menulis,itu menurut wikipedia.
menulis semua hal,mulai dari cerita pengalaman hidup,keseharianku,cerita khayalan dan kekonyolan ku atau mungkin pengalam orang lain. Seperti yang baru saja kutulis beberapa bulan lalu,mengumpulkan cerpen tugas B.Indonesia yang judulnya "Segenggam Rindu" Ku ambil cerita itu dari pengalaman pribadiku.dan inilah dia..

SEGENGGAM RINDU*

“Li,tunggu!! Walau kita nggak bisa bersama,kamu tetep maukan jadi sahabat aku?” “Iya ko..”.Itulah ucapan kecilku dengan Hendra 2 tahun silam.
            Hendra,sahabat baikku saat SMP.dia baik,jujur,dan pengertian.Sejak menginjak bangku kelas IX,aku jadi semakin dekat dengannya.Setiap pulang sekolah,aku selalu menunggunya keluar dari kelas.Kami selalu pulang bersama.Hingga pada akhirnya aku mempunyai rasa suka padanya.Tapi ternyata Hendra tidak ingin pacaran,dia lebih memilih bersahabat denganku.Duhh.... Sakitnya,cintaku bertepuk sebelah tangan.
Kini saat aku menginjakan kakiku di SMK,aku tak pernah lagi bertemu dengan Hendra,tak ada kabar darinya.ahh.. mungkin perpisahan dan kelulusanlah yang memisahkan kita.
....
“Li,Lili!!”.bentak Rita,sahabatku.”Eh,iya ta?”.kataku gugup,ia telah membuyarkan lamunanku.
“Li,kamu ngelamun yah?,dari tadi bengong terus?.tanya Rita.”Eng..Enggak ko,Sudahlah ayo ke kantin?”.Jawabku singkat sebelum dia bertanya lebih lanjut.
Sesampainya di kantin aku dan Rita langsung memesan makanan sambil duduk dan mengobrol kesana kemari.”Oh ya Li,kamu dapat undangan untuk hadir dalam acara reuni SMP Angkatan kita kan?”.tanya Rita padaku.”emm..iya”.Jawabku sekenanya.Memang satu minggu lalu,aku dapat surat undangan yang isinya tentang acara reunian SMP yang tepat akan diadakan hari minggu depan di sekolah pukul 19.00.
“Oh,kalo gitu kamu berangkat kan?.tanya Rita.”Iya..aku usahain dateng ko...?”.Jawabku.
Kring....Kring....
Bell masuk telah berbunyi,waktu istirahat kedua pun berakhir.Semua murid masuk kelas untuk melanjutkan pelajaran kembali.
“Lili,pulang bareng ya..?”,isi pesan Rita yang dicoretkannya pada secarik kertas yang diserahkannya padaku.Kami tak mau kena hukum apabila ketahuan ngobrol oleh guru,maka dari itu kami lebih suka mengobrol via kertas.”Oke..”Balasku padanya.
Kriing....Kriing....Kriing....
Bell pelajaran terakhir telah usai,semua murid berhamburan keluar untuk pulang,begitu pula dengan aku dan Rita.Kami pulang bersama dengan berjalan kaki karena jarak rumah kami dengan sekolah tidak terlalu jauh.
“Oh ya Li,aku dengar Hendra bakalan dateng ke acara reunian loh..?”Kata Rita padaku.”Hah!!beneran Ta?”mimik mukaku menjadi penasaran,aku kaget,tetapi dalam hati,aku senang sekali karena bisa bertemu dengan Hendra kembali setelah 1 tahun terpisahkan,itung-itung untuk mengobati rasa rinduku padanya yang menggebu-gebu ini.””Seperti apakah dia sekarang?,apakah dia masih sama seperti Hendra yang kukenal dulu,Hendra yang baik dan pengertian?,walaupun dia takbisa menerima cintaku,ahh...aku masih berharap,entahlah kepalaku penuh teka-teki tentangnya.”
....
Menjelang H-1 reunian,
“Ta,ke butik yuk?temani aku beli baju?”ajaku pada Rita.”Oh,iya ayo!,ciee,ciee yang bakalan ketemu gebetan lama pake acara beli baju dulu”Goda Rita padaku.”Apaan sih Ta,jangan ngledek deh”Jawabku malu-malu.
Setelah mendapatkan baju yang sesuai,aku dan Rita bergegas pulang.
.....
Pada saat di acara reunian,
Semua kawan SMP ku datang,mereka cantik-cantik dan ganteng-ganteng.Dengan brbalut busana warna putih yang berenda biru muda yang membentuk pita dibagian tengannya,serta memakai bandana warna biru muda,dan mengenakan sepatu putih,aku berjalan bak artis yang sedang naik daun,entah daun lontar atau apalah..,aku tidak tahu.Aku berjalan menghampiri kawan-kawan lamaku,kami saling temu kangen,dan bercanda ria berbicara kabar,sekolah,dan yang trending topiknya mengenai pacaran.
“Lili,kamu cantik banget deh?”Puji Leni padaku.”Ah biasa aja,kalian juga cantik!”jawabku merendah.
“Iya Lili,gimana Li,masih joneskah kau?”ledek Berta yang logatnya khas Medan.”Ah iya Ber,seperti yang kamu lihat,aku masih seperti lili yang dulu ko,lili yang jones hehe..”jawabku sembari tertawa kecil.
Acara pun dimulai,semua orang saling bersuka ria,sambutan guru-guru tercinta turut membuat hati kami senang.Tanpa kusadari,sejak dari tadi aku merasa ada seorang laki-laki yang tengah serius memperhatikanku dari arah kejauhan.Aku hany berdiam,berpura-pura tidak tahu.Dan ketika acara yang ku tunggu-tunggu tiba,yaitu semua siswa berbaris untuk saling bersalaman dengan siswa yang lainya agar bisa saling mengingat temannya yang dulu.Aku berbaris dan dengan harapan semoga aku dapat ertemu dengan Hendra dan ketika Harapan itu terwujud.
Sentak aku kaget.”Ahh..apa aku mimpi?,tuhan bangunkan aku!!”Ucapku dalam hati.
Tepat didepanku Hendra berdiri,deg-deg-deg kencang banget detak jantungku,bukannya lebay tapi begitulah kenyataannya.”lili kamu tenang,jang panik li!”.ucapku dalam hati.Aku berfikir kira-kira Hendra mau ngomong apa ya?.
“Li,apa kabar?”tanya Hendra.”Kabar baik,kamu sendiri?”jawabku.”Iya baik ko,kamu malam ini cantik banget Li?”puji Hendra.Byarr..rasanya seneng banget mendengar pujian darinya.”Ah,biasa saja ko”jawabku merendah.
Aku berbincang-bincang banyak dengannya,mulai dari pengalaman kami masing-masing,kenangan kami dulu,sampai cerita-cerita lucu Hendra ketika pertama kali masuk SMK dibuli oleh seniornya.Kami tertawa bersama.Persahabatanku semakin erat dengannya.
“Oh ya Li,aku perhatian,baik,dan aku ingin selalu dekat denganmu itu karena aku sayang sama kamu sebagai sahabat aku,Kamu masih inggatkan janji kita dulu?,jadi kuharap kamu bisa mengerti maksudku”.Tanya Hendra.
“Iya ko Hen,aku faham,aku tahu,aku bisa ngertiin semuanya.”jawabku seadanya walau dalam hati ini terasa sakit banget.”Iya aku juga sayang banget sama kamu ko Hen,kuharap kamu tetap jadi sahabatku selamnya”.pintaku padanya.
“Iya Li,aku janji bakalan tetap ada buat kamu,janji.!”yakin Hendar sambil mengacungkan jari kelingkingnya.”Janji..!”.ucapku.Kutautkan jari kelingkingku dengannya.
Malam semakin larut,acara telah usai,aku pun pulang kerumah.Diperjalanan pulang aku berfikir sambil mendengarkan sebuah lagu berjudul”Semua tentang kita-Peterpan”.dalm hati aku berkata meski aku tak bisa memiliki Hendra tapi aku bangga karena dia mau memberikan kasih sayangnya padaku,kasih sayang seorang sahabat,Terima kasih Hen,persahabatan ini lebih berarti dari apapun,dari pacar sekalipun,you’re the best friend for me...

TAMAT..
 Hehe.. kuharap kedepanya tulisanku lebih baik lagi.
Makasih yang sudah mengunjungi blog ini..